Postingan

Peradaban, Perang, Hukum Internasional, dan Keadilan Global

JURNAL KAJIAN KOMPREHENSIF Peradaban, Perang, Hukum Internasional, dan Keadilan Global Oleh Asep Rohmandar  Sejarah Perang Pra-Islam • Etika Perang dalam Islam • Hukum Internasional Kejahatan Perang • Hak Veto PBB • Ketidakadilan Struktural Global Liga Bangsa-Bangsa dan Marginalisasi Dunia Islam Kajian Filosofis, Historis, dan Yuridis Volume I | Edisi 2025 ISSN: 2025-XXXX (Daring) | ISSN: 2025-XXXX (Cetak) ABSTRAK Jurnal ini merupakan sintesis komprehensif yang mengkaji lima tema besar yang saling berkaitan: (1) sejarah perang sebelum Islam dari Mesopotamia hingga Arabia pra-Islam; (2) konsep perang dalam Islam sebagai instrumen defensif berdasarkan Al-Qur'an, hadis, dan hukum Islam klasik; (3) hak membela diri dalam hukum internasional modern mencakup jus ad bellum, jus in bello, dan jus post bellum; (4) katalog kejahatan perang berdasarkan Konvensi Jenewa, Statuta Roma, dan hukum kebiasaan internasional; serta (5) analisis kritis terhadap sistem hak veto Dewan Keamanan PBB sebaga...

Menjadi Manusia yang Membahagiakan & Dibahagiakan

Menjadi Manusia yang Membahagiakan & Dibahagiakan Memahami Ayat-Ayat Nomena & Fenomena 🌿 Pengantar: Dua Lapis Realitas Dalam filsafat, terutama Immanuel Kant, realitas terbagi menjadi dua: | Nomena (Noumena) | Fenomena | | Realitas sejati / hakikat | Realitas yang tampak / terlihat | | Dunia "das Ding an sich" (benda itu sendiri) | Dunia yang ditangkap indera | | Tersembunyi, transenden | Nyata, empiris | | Alam roh, nilai, kebenaran mutlak | Alam materi, peristiwa, perilaku | Dalam konteks spiritual & kehidupan: > Nomena = Ayat-ayat batin (wahyu, nurani, hakikat Tuhan, jiwa) > Fenomena = Ayat-ayat alam & sosial (alam semesta, perilaku manusia, realitas sosial) 📖 Ayat-Ayat Nomena — Membaca Realitas Batin 1. Nurani sebagai Cermin Kebenaran Setiap manusia dianugerahi fitrah — kesucian batin yang secara alami mengenal kebaikan dan keadilan. Inilah "ayat nomena" terdalam. > "Kebahagiaan sejati bukan dari luar dirimu — ia hidup dalam keikh...

SOLUSI UNTUK NDONESIA BUBAR AMBYAR, Go Persemakmuran

MAKALAH STRATEGI NASIONAL KOMPREHENSIF SOLUSI UNTUK  I NDONESIA BUBAR AMBYAR, Go Persemakmuran.  Diagnosis Logis · Landasan Teoritis · Fondasi Filosofis · Kebijakan Kreatif Berdampak Mengintegrasikan Teori Negara Gagal · Oligarki Elektoral · Gramsci · Pancasila · Sundaland · SKLN · Kebijakan Kreatif dalam Satu Arsitektur Solusi yang Kohesif 6,44 Skor Demokrasi EIU 2024Turun dari 6,71 (2021)— Flawed Democracy 61% Politikus berlatar pengusaha di DPR 2024— Business Politicians(dari 48% di 2014) 4 : 100jt Kekayaan 4 orang terkaya = gabungan 100 juta orang termiskin(Oxfam Indonesia, 2022) Maret 2026 · Inisiatif Nusantara Persemakmuran PEMBUKAAN: MERAWAT DIAGNOSIS, MELAMPAUI KEPANIKAN 'Indonesia Bubar Ambyar' bukan sekadar retorika jalanan. Ia adalah ekspresi dari kecemasan kolektif yang nyata terhadap tiga krisis yang bertumpuk: krisis demokrasi yang tersandera oligarki, krisis keadilan ekonomi yang membiarkan kesenjangan menganga, dan krisis identitas yang belum menemukan narasi y...